Lelaki Kura dan Gadis Pengerat; Prolog

Di suatu sore yang hangat, Lelaki Kura bertanya pada Gadis Pengerat, “Maukah kamu menghabiskan esok pagi yang cerah bersamaku?”

Gadis Pengerat menatap Lelaki Kura dengan heran, mencoba menemukan ketulusan di balik kata-kata tersebut. Lelaki Kura tidak berkata lebih. Ia hanya tersenyum, lembut.

Perasaan aneh dan hangat sehangat sore itu berputar-putar di perut Gadis Pengerat. Hatinya melompat-lompat kecil, kegirangan. Kepala kecilnya mendadak penuh dengan berbagai pikiran indah. Ada begitu banyak hal yang ingin ia lakukan bersama Lelaki Kura hingga sepertinya esok hari tidak akan cukup.

Namun, lebih dari apapun, hal yang paling ingin ia lakukan adalah berjalan di samping Lelaki Kura. Berjalan beriringan tanpa ada yang merasa tertahan, maupun terburu-buru.

Satu keinginan yang tidak sederhana.

Iklan