Luar Biasa Biasa

Sudah biasa bagi orang biasa untuk berpikir bahwa dirinya luar biasa.

Seperti seorang gila yang tidak pernah mengaku dirinya gila, si Biasa pun terus berharap orang lain bisa melihat dirinya seperti ia melihat dirinya sendiri; Luar Biasa.

Namun, bagaimana jika apa yang orang lain lihat itu adalah adanya?

Batinnya tersiksa karena semua hal selalu berjalan tidak seperti yang ia harapkan.

“Apakah bahagia itu?” ia bertanya.

Apakah bisa disebut kebahagiaan bila tidak seperti keinginan hatinya?

Mungkin yang menjadi masalah adalah caranya melihat dunia, melihat dirinya, melihat ke luar jendelanya.

Namun, ia tidak berdaya melawan keterbatasannya menilai hidup.

Ia menemukan dirinya menyukai apa yang tadinya ia anggap menyedihkan dan bosan pada yang tadinya ia anggap paling mempesona.

Ia meninggalkan mimpinya dalam kabut bernama realitas,

Terjebak dalam lembah rata-rata, lalu terperangkap dalam pikirannya sendiri; antara biasa dan luar biasa.

Apakah bahagia itu?

 

Apakah bisa disebut kebahagiaan bila tidak seperti keinginan hatinya?

Ia menatap hampa keramaian di sekitarnya.

Mereka yang ia anggap biasa, kehidupan seperti apa yang mereka jalani?

Apakah ia akan berakhir seperti mereka?

Atau…, sebuah pikiran mengerikan menghentikan detak jantungnya.

Atau, apakah ia nyatanya jauh lebih biasa daripada mereka?

Iklan

2 pemikiran pada “Luar Biasa Biasa

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s