What a Black Hole

Sensasinya seperti meminum 4 gelas kopi sekaligus

Atau, ledakan emosi saat menjelang datang bulan

Dada sesak, sulit bernapas, tenggorokan tercekat, ingin menangis tanpa sebab yang jelas, dan kepala terasa berat
Begitu membuat putus asa,
Begitu melelahkan

Jangan berusaha menghiburku, jangan katakan semua akan baik-baik saja
Aku bukan anak kecil
Dengarkan saja aku
Dengarkan, walau bibirku tidak mengatakannya
Dengarkan diamku

Aku ingin lari ke laut gelap itu, membiarkan ia berteriak padaku
Membiarkan ombaknya mengamuk ribut dan anginnya menerbangkan butiran pasir ganas hingga aku menangis pedih
Aku ingin laut menenggelamkan kerisauanku,
Mengalahkan bising kepalaku,
Menghacurkan hatiku yang rusak hingga aku bisa membuatnya dari awal

Pikiran tentang apa yang ingin dan apa yang harus aku lakukan begitu melelahkan
Tidak bisakah semua selesai begitu saja?
Malam ini aku akan tidur (lagi) dengan harapan menemukan diriku yang baru saat bangun, memimpikan laut dan hari esok yang lebih mudah

Sungguh indah seandainya bahagia itu sesederhana yang aku pikirkan

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s